Total Tayangan Halaman

Minggu, 18 Desember 2011

REFLEKSI KELOMPOK 5

Refleksi Kelompok 5
TANAH
Presentasi kelompok 5 membahas faktor edafik tanah, diskusi berjalan sangatlah menarik karena audiens sangat memperhatikan jalannya presentasi. Kelompok 5 terdiri dari: Neni Lusiana, Susan Aminah, Qurrhata A’yun serta Ilham Budi Setiawan. Pemateri mampu memahami semua materi yang akan disampaikan didepan kelas. Hal hal yang dibahas dalam diskusi ini meliputi pengertian tanah, bahan penyusun tanah, tekstur tanah, profil tanah, organisme dalam tanah, topografi tanah, dan interaksi antara komponen biotik. Ada pertanyaan dari audiens ( Dimas) tentang apakah kandungan bahan tanah pada setiap horizon profil tanah berbeda beda? pemateri menjawab "iya jelas berbeda, sebab semakin kebawah lapisan horison maka bahan mineral tanah nya akan semakin berkurang, pada horison O dan A bahan mineral tanahnya akan semakin banyak kemudian pada Horizon E tanah akan mengalami menyaringan sehingga pada horizon R benar benar minim mineral tanah.
 Pertanyaan kedua dari Indri tentang alasan mengapa semakin dalam tanah maka semakin sedikit organisme yang diketemukan? pemateri menjawab " sebab semakin dalam tanah maka bahan mineral tanah, kandungan kimia tanah akan semakin berkurang, sedangkan organisme memerlukan bahan bahan tersebut untuk menunjang hidupnya,sehingga organisme dalam tanah banyak diketemukan di horizon O,A dan B.
  Pertanyaan ketiga dari hatta lalu bagaimana dengan kandungan air tanahnya di dalam profil tanah tersebut, untuk kandungan air tanah ini kita perlu melihat seberapa dalam lapisan airnya, ada lapisan kedap air juga. Demikian refleksi kelompok 5 selanjutnya kita akan bertemu lagi pada refleksi kelompok selanjutnya.

Sabtu, 10 Desember 2011

REFLEKSI JURNAL BELAJAR KELOMPOK 3 & 4


PEGARUH CAHAYA DAN SUHU TERHADAP PROSES PERTUMBUHAN TANAMAN(LINGKUNGAN (ABIOTIK)
Yang dapat saya peroleh dari diskusi ini adalah cahaya sebagi komponen abiotik memegang peran penting terhadap makhluk hidup karena cahaya merupakan sumber energi. Bagi tumbuhan cahaya memiliki peran yang amat penting sebab cahaya merupakan komponen fotosintesis untuk menghasilkan energi agar tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang. Tumbuhan dapat merespon adanya cahaya dan lamanya penyinaran yang disebut sebagai fotoperiodisme. Dengan adanya cahaya tumbuhan dapat melakukan fotoenergetik yang tidak lain disebut juga fotosintesis. Cahaya juga dapat mempengaruhi struktur dan bentuk tubuh tumbuhan (morfologi) sehingga sering disebut juga fotomorfogenetis. Empat penerima cahaya dalam tumbuhan : Fitokrom, Penerima cahaya UV-B, Protoklorofilida a, kriptokrom. Saat sinar matahari dating tumbuhan dapat melakukan gerakan yang disebut juga sebagai fototropisme, fototropisme dibagi menjadi 2 yaitu :
a.       Fototropisme positif
            Contoh : Ujung batang bunga matahari yang membelok menuju
ke arah datangnya cahaya.
  1. Fototropisme negatif
            Contoh : Gerak ujung akar yang menjauhi arah datangnya cahaya.
Cahaya erat hubungannya dengan suhu, keduanya berbanding lurus, setiap jenis tumbuhan memiliki tingkat suhu optimal, maximal dan minimal yang berbeda beda. Pertumbuhan tumbuhan akan maximal jika tumbuhan tersebut berapa pada rentang suhu optimal.
Pohon jati yang menggugurkan daunnya juga merupakan fotoperiodisme. Yang kurang dari kelompok ini adalah ada beberapa sub bab yang belum ada yang seaharusnya disampaikan didalam presentasi yakni tentang tumubuhan yang bersifat poikiloterm han homoiterm yang masih belum dapat dijelaskan dan diberikan contoh. Presenter umumnya komunikatif dengan audience, tidak hanya sekedar membaca slide power point.



ATMOSFER DAN AIR SEBAGAI LINGKUNGAN ABIOTIK YANG MEMPENGARUHI EKOLOGI TUMBUHAN





Dari hasil diskusi kelompok 4 saya dapat menyimpulkan sebagai komponen abiotik, air dan atmosfer memiliki peranan pokok untuk kehidupan. Seperti yang kita ketahui bahwa air merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup, demikian pula dengan atmosfer yang memiliki peranan penting bagi kehidupan yaitu sebagai pelindung kehidupan di bumi dari radiasi matahari yang kuat pada saat siang hari dan mencegah hilangnya panas keruang angkasa pada saat malam hari .
         Atmosfer terdiri atas : oksigen, nitrogen, argon dan karbon dioksida meliputi hampir 100% dari volume udara kering. Gas lain seperti neon, helium, methane, Krypton, Hydrogen, Xenon dan kurang stabil termasuk Ozone dan Radon juga terdapat didalam atmosfer dalam jumlah yang sangat kecil. Lapisan atmosfer meliputi :  troposfer, stratosfe, mesosfer, termosfer dan eksosfer. Pada stratosfer ini terdapat  lapisan ozon .
Jalannya diskusi yang saya tangkap kurang menarik karena ada beberapa pemateri yang menyampaikan presentasi hanya dengan membaca tanpa ekspresi. Sebuah pertanyaan audience yang dapat saya tangkap adalah jika laipsan ozon bocor lalu bagaimana dengan  tumbuhan, seperti yang kita tau tumbuhan hanya dapat menima rangkaian cahaya atau foton dengan panjang gelombang terbatas sedang bocornya lapisan ozon dapat menyebabkan berbagai jenis sinar matahari masuk  kebumi tanpa filter nah ini yang menyebabkan tumbuhan mati karena tidak dapat beradaptasi dengan radisai sinar berlebih.
Siklus air  atau siklus hidrologi terus bergerak secara kontinue dalam tiga cara yang berbeda:
  • Evaporasi / transpirasi
  • Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah
  • Air Permukaan
Untuk pembahasa siklus ini akan lebih baik jika pemateri tidak hanya bercerita tetapi penjelasan yang lebih rinci dengan skema agar audience mengerti
Presentasi minggu depan adalah kelompok 5 dan 6 semoga kekurangan dari kelompok sebelumnya dapat menjadi pelajaran bagi kelompok kelompok yang akan presentasi.


Minggu, 04 Desember 2011

PENGERTIAN DASAR DALAM EKOLOGI TUMBUHAN "JURNAL BELAJAR"

Ernst Haeckel


a.      Konsep Ekologi Tumbuhan
Secara harfiah, ekologi berasal dari kata oikos (rumah) dan logos (ilmu/telaah) Ilmu tentang rumah (tempat tinggal) makhluk hidup.  Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk    hidup dengan lingkungannya. Suatu studi yang mempelajari struktur dan fungsi ekosistem


a.      Sejarah dan perkembangan dalam Ekologi Tumbuahan

·         Perkembangan berangsur-angsur sepanjang sejarah
·          Catatan Hipocratus, Theophrastus & Aristoteles: masalah ekologi  tetapi belum diberi nama ekologi (300 SM/BC)
·           Abad ke-16 dan ke-17 menjadi ilmu sistematik, analitik dan obyektif mengenai hubungan organisme dan lingkungan
·          Ahli Biologi Jerman: Ernst Haeckel (1834-1919) pada tahun 1860 memperkenalkan OEKOLOGIE
·          Tahun 1900, ekologi diakui sebagai ilmu dan berkembang terus dengan cepat
·         Tujuan Ekologi
Mengetahui teknik dan cara wujud rasa syukur terhadap pencipt aan Allah Qs. Al-kahfi ayat : 45
Ilmu ekologi :
-          Ekologi Evolusi
-          Ekologi Manusia
-          Ekologi Komunitas
b.      Pendekatan dalam Ekologi Tumbuhan
Autekologi           
Merupakan ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik suatu jenis organisme dengan lingkungannya yang pada umumnya bersifat   eksperimental dan induktif.    
 Contoh studi autekologi : Mempelajari pengaruh mikoriza terhadap pertumbuhan pohon jenis pinus merkusi
      Sinekologi           
 Sinekologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari  kelompok-kelompok organisme sebagai suatu kesatuan yang lebih bersifat deskriptif, deduktif dan filosofis.
Contoh sinekologi adalah telaah ekologi hutan tropika humida
c.       Manfaat dan Aspek Terapan
1.      Aspek Terapan bidang Pertanian

-          Produksi makanan bergizi tinggi
-          Mengedepankan siklus biologis
-          Memelihara kesuburan tanah
-          Menggunakan sumberdaya lokal
-          Membantu konservasi tanah

2.      Aspek terapan Bidang Kehutanann

-          Memperbaiki klasifikasi lahan hutan
-          Melakukan pengolahan hutan secara berkelanjutan
-          Mengadakna reboisasi
-          Rehabilitasi lahan kritis
-          Agroferesity:
Agrisilvikultur : Kehutanan dan pertanian
Farm foresity : Pertanian campuran penambahan pohon
Silvopastur : Kehutanan dan peternakan
Hutan serba guna : kehutanan, tanaman pangan,, obat, peternakan
d.      Aspek Terapan di Perkotaan
-          Hutan kota permukiman
-          Hutan kota industry
-          Hutan kota wisata
-          Hutan kota konservasi
-          Hutan kota pusat kegiatan
-          Bentuk hutan kota: Jalur hijau, taman kota, kebun raya, dll
Fungsi Hutan Kota :
-          Nilai estetika
-          Penahan anginian air tanah
-          Penyerapan CO2
-          pelestarian air tanah